Paguyuban Sedulur Dawet Bayat  Klaten Bagi 3.000 Gelas Dawet Gratis

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 8 Oktober 2023 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga mengantre mendapatkan dawet gratis di perayaan ulang tahun ketiga Paguyuban Sedulur Dawet Bayat di Lapangan Desa Bogem, Bayat, Klaten, Minggu (8/10/2023). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

Warga mengantre mendapatkan dawet gratis di perayaan ulang tahun ketiga Paguyuban Sedulur Dawet Bayat di Lapangan Desa Bogem, Bayat, Klaten, Minggu (8/10/2023). (Solopos/Taufiq Sidik Prakoso)

GuyubJateng – Klaten : Paguyuban Sedulur Dawet Bayat (SDB) menggelar gebyar dawet di lapangan Desa Bogem, Kecamatan Bayat, Klaten, Minggu (8/10/2023). Pada kegiatan untuk memperingati hari ulang tahun ketiga paguyuban tersebut, sebanyak 3.000 gelas dibagikan dawet gratis.

Selain, paguyuban tersebut juga menyerahkan santunan kepada 18 anak yatim dan duafa. Kegiatan itu juga dimeriahkan 30 kelompok sound system yang memajang perlengkapan pengeras suara mereka di lapangan.

Selain itu, acara dimeriahkan pentas musik. Dawet Bayat dibagikan secara gratis oleh anggota paguyuban kepada warga yang berkumpul di lapangan itu sejak pagi. Pengunjung menikmati minuman yang menyegarkan tersebut di saat suhu menjelang siang yang panas terik.

Para penyaji minuman itu merupakan para pedagang Dawet asal Bayat, Klaten, yang berjualan di berbagai daerah. Pada Minggu (8/10/2023), mereka libur untuk memeriahkan gawe besar dengan kegiatan utama yakni aksi sosial di kampung halaman.

Ketua Paguyuban Sedulur Dawet Bayat (SDB), Partisipasi, 52, menjelaskan paguyuban itu terbentuk tiga tahun lalu dengan kegiatan utama aksi sosial. Anggotanya para pedagang dawet asal Desa Bogem sebagai desa awal mula terciptanya Dawet Bayat.

Baca Juga :  PWB Lakukan Penyaluran Air Bersih Kembali

“Awalnya kami para pedagang jalan sendiri-sendiri. Hanya jualan kemudian pulang, tidur, besok jualan lagi. Kemudian kami saling sharing bagaimana kalau dijadikan sebuah perkumpulan yang nantinya bisa untuk tujuan sosial. Akhirnya terbentuk paguyuban ini,” kata Parti saat ditemui Solopos.com di sela kegiatan.

Kegiatan sosial menjadi agenda rutin paguyuban yang dikelola 17 pedagang Dawet Bayat, Klaten, saban tiga bulan sekali. Kegiatan di antaranya berupa santunan kepada anak yatim dan duafa. Total nilai santunan yang diberikan saban tiga bulan bisa mencapai Rp5 juta.

Kumpulkan Infak per Bulan

Dana santunan berasal dari iuran anggota yang mengumpulkan infak setiap bulan. Kegiatan mereka juga mendapatkan dukungan dari para pedagang Dawet Bayat yang tak jadi pengelola paguyuban. Jumlah total pedagang Dawet Bayat asal Bogem mencapai hampir 50 orang yang berjualan di berbagai daerah.

“Setiap bulan kami kumpulkan infak penghasilan. Kemudian dari hasil penjualan batok kelapa juga kami kumpulkan dan ditujukan kegiatan sosial,” kata Parti.

Baca Juga :  KLB CPP Jadi Tempat Silaturahmi Warga Purworejo di Perantauan

Selama dua tahun terakhir, ulang tahun paguyuban tersebut dimeriahkan dengan Gebyar Dawet. Kegiatan utamanya tetap berupa aksi sosial penyaluran santunan kepada anak yatim dan duafa serta pembagian minuman dawet gratis.

“Mudah-mudahan teman-teman tetap solid, Dawet Bayat semakin moncer dan bisa memberikan sumbangsih ke warga lainnya yang membutuhkan,” kata Parti.

Kegiatan itu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Desa Bogem. Kepala Desa Bogem, Tri Raharja, mengapresiasi aksi sosial para pedagang Dawet Bayat, Klaten, melalui paguyuban tersebut. Dia berharap Dawet Bayat semakin dikenal dan bisa mendunia.

Hal senada disampaikan Camat Bayat, Joko Purwanto. Dia mengapresiasi aksi sosial Paguyuban Sedulur Dawet Bayat di perayaan ulang tahun mereka. Joko berharap kegiatan sosial bisa diperluas dengan membantu warga di wilayah yang krisis air bersih pada kemarau ini.

“Semoga usaha dawet semakin laris dan berkah. Harapan saya, sebagian rezeki bisa dialokasikan untuk membantu wilayah yang mengalami kekurangan air bersih,” kata Joko.

Sumber Berita : solopos

Berita Terkait

H Wiranto Mendorong PPJT Sinergikan Program Pemerintah Membantu Masyarakat dan Sukseskan Pemilu 2024
Ir Frahma Alamiarso : PPJT harus dapat berkontribusi secara riil Kepada warga Jawa Tengah di perantauan, Pemprov. Jawa Tengah dan Pemda Kabupaten/ Kota
PPJT Ulang Tahun 27 Sekaligus Gelar RAKERNAS 2023 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika Depok
Hendardji Terpilih Lagi Pimpin Pawon Semar, Berharap Anggota Mempedomani Simbol Warag Dalam Keseharian
Frahma Alamiarso Hadiri MUNAS Pawon Semar  Pertama di LIA Pramuka Jakarta
Koperasi PWK Gelar Rapat Kerja : Siap Hadirkan Produk Baru dan Perkuat Peran PPC
Sufarzi, SG Resmi Dilantik Sebagai Ketua PJT Lampung Masa Bhakti 2022-2027
PWB Lakukan Penyaluran Air Bersih Kembali

Berita Terkait

Selasa, 21 November 2023 - 20:17 WIB

H Wiranto Mendorong PPJT Sinergikan Program Pemerintah Membantu Masyarakat dan Sukseskan Pemilu 2024

Selasa, 21 November 2023 - 20:01 WIB

Ir Frahma Alamiarso : PPJT harus dapat berkontribusi secara riil Kepada warga Jawa Tengah di perantauan, Pemprov. Jawa Tengah dan Pemda Kabupaten/ Kota

Jumat, 17 November 2023 - 14:34 WIB

PPJT Ulang Tahun 27 Sekaligus Gelar RAKERNAS 2023 di Aula Sarbini, Taman Wiladatika Depok

Sabtu, 21 Oktober 2023 - 10:47 WIB

Frahma Alamiarso Hadiri MUNAS Pawon Semar  Pertama di LIA Pramuka Jakarta

Rabu, 18 Oktober 2023 - 09:26 WIB

Koperasi PWK Gelar Rapat Kerja : Siap Hadirkan Produk Baru dan Perkuat Peran PPC

Rabu, 18 Oktober 2023 - 07:45 WIB

Sufarzi, SG Resmi Dilantik Sebagai Ketua PJT Lampung Masa Bhakti 2022-2027

Rabu, 18 Oktober 2023 - 05:55 WIB

PWB Lakukan Penyaluran Air Bersih Kembali

Minggu, 15 Oktober 2023 - 19:47 WIB

Anniversary 26 Tahun DPD Pakuwojo, Ketum Rendra Sampaikan Program Bernama Sekber & Purworejo Card

Berita Terbaru